Terimakasih atas kunjungan anda

Sabtu, 26 Januari 2013

Wanita


S'oRang waNita itu..
Saat ia maRah,
SebenaRnya ia hanya ingin d'dekati.
Ia tidak marah, hanya saja ia teRamat
membutuhkanmu.
Jika ia beRaNikan diRi menampakan
seRaut wajah cembuRu, itupun hanya
usahanya untuk meLukiskan
ketakutannya.
Saat tuTuR katanya meniNggi,
Itu bukan pembeLaan, hanya seutas
kejujuRan.
PeRhatikanLah, memang ia senantiasa
ingin dihaRgai..
Namun ketahuiLah hatinya tetap
menanti.
Maka beRsabarLah,
Saat ia beRisik, mungkin hatinya teRusik
PahamiLah dengan keLembutan, agaR
keLembutaNnya tetap teRjaga dan
meLembutkanmu.
Kadang ia hanya mampu diam,
Menyembunyikan hujan di tepian istana
hatinya.
Kadang ia teRsenyum seperti tegaR,
sekedaR menyembunyikan keRapuhan..
Laksana segenggam Rumput haLus yang
beRbisik dibeLai aNgin,
Ia Lemah, namun tidak mudah patah. Ia
akan tetap menaRi meski nanti angin
beRubah menjadi badai..
DaLam keanggunan itu sesungguhnya
terdapat kekuatan
Ia tidak mudah beRubah, akaRnya tetap
mencengkRam menguatkan sang pohon
yang menaunginya.
Ia bukan Rumput yang hina,
Ia adalah wanita yang dimuLiakan daLam
Islam.
Segenggam Rumput haLus,
yang butuh pohon untuk ia
beRsandar.



sumber : https://www.facebook.com/notes/eka-zheira/wanita/349578181757019
»»  READMORE...