Selasa, 24 Desember 2019

Buku Seni Hidup Minimalis by Francine Jay

Setiap membeli sesuatu, kita tdk hanya menambah jumlah barang, tetapi juga tanggungjawabnya.

- kata Vacation(berlibur) berasal dari kata vacare yg berarti 'menjadikan kosong'

- musik adalah jeda diantara nada (Claude Debussy). Dibutuhkan ruang dan kekosongan untuk mengapresiasi keindahan. Karena tanpa ruang yg kita dapat hanyalah kekacauan dan kegaduhan

- hidup adalah jeda diantara barang

- Wadah akan lebih berguna saat dalam keadaan kosong.

- membeli barang bekas berarti kita memiliki barang "baru" tanpa harus menguras sumberdaya alam. Untuk apa menghabiskan material dan energi untuk suatu barang yg baru jika ada barang lama yang fungsinya sama.

Berantakan bisa diumpamakan seperti makhluk sosial -- ia tak pernah sendirian. Sekali saja anda membiarkan beberapa barang tergeletak tdk pd tmpatnya--tak butuh waktu lama--barang lain akan muncul hingga begitu banyak.

- Permukaan datar adalah magnet bagi kondisi berantakan

- Permukaan bukan tempat menyimpan barang

- meskipun pada awalnya terasa mengekang, tak lama kemudian anda akan merasa bahwa Batas sebenarnya membebaskan.

- hidup di tengah budaya yg justru mendorong kita untuk menginginkan dan membeli lebih banyak barang serta melakukan lebih banyak hal, Batas merupakan angin segar.

- Permukaan tang bersih tak hanya enak dipandang, tetapi juga baik untuk pikiran. Anda bisa berpikir lebih jernih dan bekerja lebih produktif tanpa gangguan visual.

- 3 kategori penyimpanan barang, inner Circle, Outer Circle, Deep Storage

- Alasan utama menyimpan barang adalah untuk digunakan

- Saya tahu kemasan shampo mini itu begitu menggemaskan. Tetapi jika tidak digunakan mereka tak lebih dari sampah yang lucu.

- Kecantikan tak datang dari sebotol produk wajah melainkan dari dalam diri kita. Alih-alih menumpuk produk yg menjanjikan keajaiban, berinvestasilah pada upaya kecantikan alami seperti berolahraga, makan sehat, minum banyak air putih dan tidur teratur.

- Tunjukkan pada mereka, bahwa hidup dan rasa bahagia tdk bergantung pada barang

- Pengalaman lebih penting daripada barang

- Cara terbaik untuk melibatkan anak remaja adalah dengan membuat mereka merasa kegiatan ini adalah bagian dari menjadi dewasa

- Anda tentu tdk bisa membuat tanaman tumbuh dengan cara berdiri diatasnya dan meneriakinya, atau bahkan berupaya menariknya keluar dari tanah. Kita tak bisa memaksa oranglain, tapi bisa membuatnya terinspirasi.

- Ada Reduce, Reuse dan Recycle. Yg sering dikampanyekan adalah Recycle. Jika recycle adalah mendaur ulang yaitu upaya mengendalikan dampak2 buruk itu dgn cara menghindari pembuangan dan menggunakan kembali bahan dari barang lama untuk membuat barang baru. Namun dengan reducing keseluruhan proses daur ulang tak perlu ada.

- Cara terbaik untuk mengurangi konsumsi adalah membeli hanya yang kita butuhkan.

- Sangat menyenangkan ketika mengetahui bahwa pembelian kita membantu mata pencaharian seorang petani atau dana kuliah seorang pedagang lokal, bukan membantu membayar bonus bagi direktur perusahaan besar yg tak kita kenal.

- Menerapkan cara hidup minimalis mungkin akan terasa seolah kita sedang melawan arus. Kita akan bertemu dengan orang-orang yang merasa terancam oleh tindakan yang melenceng dari tatanan yang sudah ajek.

- Kemanapun berpaling, kita diminta untuk mengonsumsi sesuatu, oleh iklan, majalah, radio dan segala bentuk tayangan komersial di bus, bangku publik, bangunan, kamar mandi, bahkan sekolah. Mereja meraup keuntungan dari konsumsi kita.

- Perluas pandangan kita, jauh melebihi isi media, dan kita akan menemukan banyak orang-orang yang berpikiran serupa.

-

»»  READMORE...

Rabu, 13 November 2019

Sedikit kalimat Ideal untuk Lulusan Perguruan Tinggi

Lulusan Perguruan Tinggi dituntut untuk memiliki Academic Knowledge, Skill of Thinking, Management Skill, dan Communication Skill. Mutu lulusan dapat berkurang saat keempat hal tersebut tidak terpenuhi. 
»»  READMORE...

Sabtu, 02 November 2019

Hidup Hanyalah Dolanan dan Guyonan

Khutbah Jum'at kali ini, 11 oktober 2019 di Masjid Nyahtuo. Khotib menyampaikan bahwa Dunia hanyalah permainan(dolanan) dan senda gurau(guyonan). Coba sejenak kita pikir, saat kita menjalani aktifitas sehari hari, seringkali merasa bahwa banyak hal sulit dalam apa yang sedang kita hadapi. Kadang rasa hampir menyerah pun seringkali membujuk. Rasa ingin berhenti selalu hadir hampir setiap langkah. Namun, kembali kita tengok maksud dari penyampaian diatas.
Kita, termasuk aku sendiri harus sedikit merubah menuju pada cara pandang, bahwa "Hidup ini adalah permainan yang serius, seserius apapun, tetaplah permainan, namun walaupun permainan itu harus dijalani dengan serius".
Suatu ketika, saat kita bertemu kesedihan, bertemu sesuatu yang seolah-olah tampak sebagai kerugian, bertemu dengan sesuatu yang dalam bahasa umum tak berhasil, tidak sukses, dan semacamnya, meskipun kita sudah mati2an untuk memperjuangkannya, namun tak sesuai ekspektasi kita. Mari kita anggap, bahwa kita sedang berperan dan AMBIL BAGIAN dalam sebuah PERMAINAN dan SENDAGURAU, pilihan kita hanyalah MENIKMATI permainan itu, agar kita juga bisa enjoy dan menikmati hidup ini, tanpa dirisaukan dengan permainan itu. Akhirnya, tiada ungkapan lain dari hati dan mulut kita selain ungkapan syukur pada Tuhan YME.
»»  READMORE...

Selasa, 29 Oktober 2019

Setelah ruang tercipta

Kita hidup dalam ruang 3 dimensi. Ciptakanlah ruang. Setelah ruang tercipta, buatlah saluran

»»  READMORE...

Senin, 28 Oktober 2019

Pentingnya Data Untuk Target Pasar Kita

Malam ini, sembari menyeduh kopi dan menunggu pelanggan datang. Aku membuka laptop dan segera menghubungkannya dengan perangkat pengeras suara (sound system). Ditemani beberapa lagu jadul (Dewa 19, Padi dll) Lagu saat aku SMP-SMA dahulu, aku mencari inspirasi untuk memulai usaha baru, 3 bulan usaha pertama berjalan. Belum begitu ada perubahan signifikan, sudah ada pelanggan tetap, hanya saja jika saya menginginkan untuk scale-up, maka ada banyak aspek yang harus aku tanggung.

Tiba-tiba, HP-ku bergetar, bukan dari grup biasa, bukan dari kontak yang ada di HP-ku, ada nomor baru mengirim pesan ke HPku. Akhir-akhir ini cukup banyak nomor yang tiba-tiba WA ataupun memasukkanku di grup yang tidak aku minta. Pesan masuk tersebut intinya menawarkan 'Bubble Wrap', dan lokasinya pun tak jauh dari rumahku kurang lebih 1,5 Km. Aku bertanya-tanya, darimana ia memperoleh nomorku? Kok ia tahu kalau di beberapa waktu aku akan membutuhkan bubble wrap yang selama ini aku cari namun aku belum tahu nama dan dimana aku harus mencari? Dan banyak lagi pertanyaan lainnya.

Lantas aku mencoba untuk mengira-ngira, darimana ia memperoleh nomorku.

Beberapa waktu terakhir, aku memang seringkali mengirimkan barang via pengiriman cepat(kurir). Intensitasnya lumayan tinggi untuk aku yang tergolong pemula di dunia jual-beli OL, menurutku. Saat proses packing, aku memang kesulitan mencari bungkus, terutama kardus. Sempat beberapa saat lalu aku terpikir untuk memberi plastik yang ada gelembung-gelembung udaranya(aku tak tahu namanya). Tiba-tiba malam ini aku mendapat tawaran barang tersebut. Pikiranku langsung mengarah kepada kurir (JN3) yang sering aku gunakan untuk mengirim barang.

Dari sini aku berpikir lagi tentang hal yang bahkan dulu telah aku lakukan, dan tergolong berhasil. Terutama dalam hal sumber penghasilan/ekonomi. Bahwa satu hal yang harus diketahui oleh siapapun yang ingin terjun di dunia dagang adalah "PASAR". Pasarnya siapa? Pasarnya dimana? Pasarnya Kapan? Carilah DATAnya.

Dari kejadian diatas, orang yang tiba-tiba mengirimiku pesan WA, telah berhasil memperoleh DATA PASARnya, data yang entah diperoleh darimana(asumsiku tadi dari kurir JN3), beserta contact person yang bisa dihubungi. Dengan begitu, kita telah memperoleh Ceruk Pasar kita, bidikan sudah jelas. Selanjutnya adalah bagaimana kita membangun komunikasi dengan berorientasi pada KEBUTUHAN mereka, bukan kebutuhan kita. Karena ia walau bagaimanapun akan mencari solusi untuk masalah yang ia hadapi dan kitapun berharap menjadi solusi atas masalahnya. Dengan begitu simbiosis mutualisme akan terjalin,

DATA / BIG data adalah hal yang harus dipunya sebelum kita melangkah, dari situ kita bisa analisis langkah selanjutnya. Selamat malam dan semoga berkah, aamiin


»»  READMORE...

Rabu, 02 Oktober 2019

Sebelum Mulai Usaha

Hal penting yang harus dicari sebelum memulai usaha perdagangan adalah pasarnya.

»»  READMORE...

Rabu, 17 April 2019

PILIHAN

Salahsatu hal yang paling sering kita lakukan dalam hidup adalah memilih. Coba hitung pilihanmu sejak bangun tidur hingga tidur kembali. Memilih bangun atau terlelap kembali > cukup cuci muka atau mandi > memilih minum kopi atau cukup air putih > memilih olahraga atau membaca koran > dan seterusnya.
Hari ini, daftar pilihan kita bertambah 1, yaitu memilih pemimpin. Manusia tak pernah mengerti mana pilihan yang "benar-benar Benar". Maka pilih sesuai akal dan nurani kita, atas dasar pertimbangan yang matang. Libatkan Allah dalam setiap pilihan. Karena, kita hidup tak sendiri. Semoga pilihan kita membawa manfaat dan maslahat untuk semuanya.
Madiun, 17.04.2019

»»  READMORE...

Minggu, 24 Maret 2019

Tulisan dari buku Mark Manson, Sebuah Seni untuk Bersikap Bodoamat

Dari Buku Sebuah seni untuk bersikap bodo amat by Mark Manson.

Rasa sakit dan kehilangan tdk dpt dielakkan dan kita harus belajar untuk berhenti menolaknya.

Kebenaran yang paling agung dlm kehidupan biasanya kebenaran yg paling tidak enak didengar.

kegagalan mengajarkan kita bagaimana mencegah kesalahan yg sama di masa depan.

Hal yg sangat berbahaya dari suatu masyarakat yg dari hari ke hari, selalu mengelak dari ketidaknyamanan hidup yg jelas-jelas ada, kita kehilangan manfaat dari mengalami dosis rasa sakit yg menyehatkan.

Pada intinya hidup hanyalah rentetan masalah yg tidak ada ujungnya.

emosi hanyalah sinyal biologis yg dirancang untuk mengarahkan anda ke perubahan yg bermanfaat.

jangan hanya menyukai puncak gunungnya tanpa mencintai proses pendakiannya.

siapa diri anda yg sebenarnya ditentukan oleh apa yg ingin anda perjuangkan.

Kita semua, sebagian besar, adalah orang-orang biasa saja. Namun, hanya mereka yang ekstrem sajalah yang mendapat semua publisitas.

Status media sosial menampilkan ribuan orang tanpa problem. Teknologi saat ini hanya tampak menyelesaikan masalah ekonomi dengan memberi masalah psikologis baru

Segelintir orang yang berhasil menjadi unggul di suatu bidang, meraih posisi tersebut bukan karena mereka meyakini diri mereka istimewa. Sebaliknya, mereka menjadi luar biasa karena mereka terobsesi dengan perbaikan. Dan obsesi ini berasal dari keyakinan bahwa mereka, dalam kenyataannya, sama sekali tidak istimewa.

"apa yang paling anda raih dalam kehidupan ini? " dan bila jawaban anda kira2 begini. "saya ingin bahagia dan memiliki sebuah keluarga dan pekerjaan yg saya suka." tanggapan anda tersebut sangat lazim dan sepertinya tiada artinya samasekali. Ada sebuah pertanyaan yg lebih menarik yg tak pernah disadari sebagian besar orang. "Rasa sakit apa yg anda inginkan dalam hidup anda? Apa yg membuat anda rela berjuang?".

pertanyaannya bukan, apakah kita mengevaluasi diri kita berdasarkan pencapaian oranglain;  namun, pertanyaannya adalah dengan standar apa kita mengukur diri kita sendiri?

Suatu hari ketika kita mengingat masa lalu, tahun-tahun yang penuh jerih payah akan berubah menjadi tahun2 yg paling indah. (Freud)

kenikmatan, adalah Tuhan palsu. Ia hanyalah bentuk kepuasan hidup yang paling dangkal, dan karenanya ini sangat mudah diraih dan sangat mudah hilang.

kesalahan adlh bentuk lampau(past tense), tanggungjawab adalah bentuk kini(present tense).

berjudi bukanlah cara mendapatkan penghasilan yg stabil secara kesehatan dan emosional.

tanggungjawab besar menuntut kekuatan besar. Menerima tanggungjawab atas masalah yg kita hadapi menjadi langkah pertama untuk menyelesaikannya.

Tanggungjawab dan kesalahan sering tampil berbarengan dalam budaya kita. Tetapi keduanya berbeda

diksi : memanen perhatian

tren "menjadi korban", merupakan tren yg berlaku, baik untuk mereka yg berpandangan kanan atau kiri sekarang ini, menyebak diantara yg kaya dan yg miskin.

Anda sudah memilih, disetiap momen  di setiap hari, apa yang anda pedulikan, jadi berubah itu sederhana memilih untuk memedulikan hal lain. Sungguh sesederhana itu. tapi itu tak mudah.

Memindahkan kepedulian anda ke tempat lain, di tempat yg jauh lebih penting dan layak bagi energi anda.

Pertumbuhan merupakan proses yang berulang yang tak pernah berakhir. Ketika kita mempelajari sesuatu yg baru kita tidak beranjak dari 'salah' menuju 'benar'. Namun, kita berangkat dari 'salah' menuju 'sedikit salah'. Dan ketika kita menambahkan sesuatu yang baru lagi, kita bergerak dari sedikit salah ke kesalahan yang lebih sedikit, dan kemudian kesalahan yg lebih sedikit lagi, dan seterusnya. Kita selalu dalam proses mendekati kebenaran dan keswmpurnaan tanpa benar2 sapat meraih kebenaran dan kesempurnaan itu.

Banyak orang amat terobsesi untuk dapat memiliki hidup yang 'benar', sampai2 mereka sesungguhnya tidak benar-benar menjalani hidup itu sendiri.

lebih mudah untuk berdiam diri dalam keyakinan yang menyakitkan bahwa 'saya seorang yg penakut', 'saya seorang yang gagal', 'saya seorang yang....' dan seterusnya, daripada melawan keyakinan yang salah itu. (Mark; Tooricg)

diksi
Hasil dari masalalu yang keliru dipahami seutuhnya.

Otak, adalah mesin makna. Yang kita maksud makna disini adalah produk atau HASIL ASOSIASI yang dilakukan oleh otak kita terhadap 2 pengalaman atau lebih. contoh, kita melihat meja. warnanya abu-abu. otak kemudian menarik suatu asosiasi antara warna (abu-abu) dan benda (meja) kemudian membentuk makna : "meja berwarna abu2".

Prioritas terbesar pikiran kita ketika sedang mengolah pengalaman adalah menafsirkan pengalaman tersebut dengan cara tertentu agar cocok dengan semua pengalaman, perasaan dan keyakinan kita sebelumnya.

Otak kita selalu mencoba untuk membuat situasi kita saat ini menjadi masuk akal berdasarkan apa yg telah kita yakini dan alami.

~~~~~~~~

Rekapan setahun lalu baru bisa saya posting hari ini. :-)

»»  READMORE...

Senin, 18 Maret 2019

Nikmat Mana Lagi Yang Kau Paido ?

Kehidupan ini, dengan segala problematikanya pada dasarnya hanyalah rentetan masalah tanpa ujung kecuali berakhirnya usia manusia. Masalah satu dengan yg lainnya saling terkait, saling berhubungan entah seri, paralel, atau kombinasinya.
Menghadapi situasi yg sedemikian pelik, saat masalah menghadang, bagi manusia.
Derasnya hujan bersamaan dengan saat tulisan ini diketik, itulah perumpamaan masalah hidup. Namun kita pun perlu sadar, ruang lapang diantara rintikan hujan jauh lebih luas daripada ruang yang  dimiliki oleh rintik hujan itu. Ya, perumpamaan sederhana.
Permasalahan, bukan untuk di hindari, namun untuk diterima sebagai sebuah keharusan. Tetesan demi tetesan air menyirami permukaan bumi, kemudian membentuk aliran air, mengalir menuju titik berkumpul. Keadaan ini selanjutnya akan menumbuh suburkan tanaman2 yang sebelumnya dilanda kehausan. Tak lama berselang, bunga dan buah menyapa alam. Untuk siapa lagi jika bukan manusia. Mungkin ini yg dinamakan Hujan adalah Rahmat.

#Nikmat mana lagi yang kau 'paido' ?

»»  READMORE...

Sabtu, 16 Maret 2019

Pendidikan Diri

Ada titik kebahagiaan di setiap jalur kehidupan. Begitu pula sebaliknya, ada titik yang biasa manusia sebut dengan kesengsaraan, padahal bukan, hanya manusia yang kekurangan kata menyebutnya demikian, dan mungkin aku satu diantaranya. Padahal ia hanya sebuah jalur keniscayaan untuk memperoleh yang pertama. Sebuah keseimbangan dalam kehidupan ini, jika yang kedua tak ada, yang pertama tak mungkin akan juga ada.

Manusia modern saat ini, begitu takut akan kesengsaraan dan kata-kata sejenis. Karena kehidupan di era modern ini serba instan, langsung, tanpa proses. Hal ini telah menjadi pola pikir masyarakat modern. Pola pikir semacam ini berimbas pada pola sikap dan perilaku.

Proses, yang seringkali berisi perjuangan, rasa sakit, atau bahkan kesengsaraan, sama sekali tak masuk dalam perhitungan jika kita telah memiliki paradigma semacam ini. Selanjutnya, proses pendidikan diri, mentalitas, spiritualitas dan kebutuhan diri lainnya tak berjalan sesuai koridor yg harusnya dilalui. Imbasnya adalah pendidikan diri tak lagi menjadi prioritas, padahal dalam rumus apapun mengenai kesuksesan, pendidikan diri adalah hal mendasar yang harus diberikan perhatian utama.

Coretan pagi
Ponorogo, 16.03.2019

»»  READMORE...

Kamis, 21 Februari 2019

Terimakasih Atas Pengabdiannya

Dia begitu sederhana, ditengah glamournya kehidupan masa kini. Umumnya seorang wanita, berdandan 'menor' dan menggunakan pakaian serta aksesoris mode terbaru merupakan sebuah hal yg tak mengherankan saat ini. Namun tidak dengan yang satu ini. Tak banyak yang ia poleskan di wajahnya saat hendak bepergian. Gaun yg ia kenakan pun tak selalu baru, bahkan mode lama yg karena bagusnya cara merawatnya masih tetap awet. Tak banyak ia meminta, ia hanya ingin merawat keluarga barunya dengan baik. Si kecil yg semakin cerdas, juga seorang suami yg saat ini masih berpenghasilan pas-pasan ditengah derasnya kebutuhan hidup.

Sejak awal, memang telah menjadi komitmen bersama, untuk mengawali kehidupan baru betul-betul dari nol. Mungkin telah umum diketahui bahwa kehidupan di awal rumahtangga memang penuh perjuangan. Komitmen yang kita bangun, memang tentang perjuangan. Karena hidup ini memang tempat berjuang. Jika ingin makan nasi yg ada di piring, kita harus rela mengambilnya dengan sendok dan mengunyahnya. Jika haus, kita juga harus menuangkan air kedalam gelas dan berjuang untuk meneguknya sedikit demi sedikit. Jika ingin mendapatkan nasi mesti ada yg harus berjuang menanam dan memeliharanya selama paling sedikit 3 bulan. Saat panen tiba harus pula mengetam, lalu menggiling padi, setelah jadi beras baru dimasak, terakhir di sajikan. Bukankah itu semua adalah bentuk perjuangan? Bahkan seperti yang telah diutarakan diatas, setelah nasi tersaji, kita masih dituntut untuk berjuang menyuap nasi dan mengunyahnya. Ini semua adalah perjuangan, dan sejak awal kami telah berkomitmen untuk itu.

Ucap syukurku selalu mengiringi terutama saat aku melihat wajah istriku. Meski aku tak selalu langsung katakan kepadanya namun aku berusaha untuk mewujudkan kasih sayangku sebaik yang aku mampu. Aku tak seromantis drama Korea. Namun cinta kasihku selalu kuwujudkan dalam tindakan, meski sederhana. Aku tak mengabaikan segala dedikasi yang ia berikan padaku. Aku selalu memperhatikan. Karena itu saat ia sedikit melakukan kesalahan aku tak langsung memarahinya. Satu ketika ia tampak merasa bersalah saat melihat anaknya terjatuh dan benjol dikepala, ia sampaikan kepadaku, aku hanya bertanya apa sebabnya dan mengapa bisa terjadi? dan diakhir pembicaraan kututup dengan "itu proses pembelajaran anak". Aku cukup mengerti bahwa ini adalah kewajiban yg tak mudah. Aku telah mempercayakan padanya tentang anak. Terimakasih atas segala dedikasinya.

RSUA Ponorogo, 21 Pebruari 2019 02:29

»»  READMORE...

Senin, 04 Februari 2019

Butuh Nyali

https://www.instagram.com/p/BtaC0XOh1rC/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1xvcr5auzbm7m
»»  READMORE...