Terimakasih atas kunjungan anda

Selasa, 06 September 2016

Selintas Lalu

Sekejap kedatangan itu
Meninggalkan bayang-bayang rindu
Hadir kembali dalam mimpi
Begitu jelas
Begitu nyata

Hingga mengungkap rasa yang sama
Apakah ini nyata?
Kenapa tiba-tiba hilang
Sadarpun hadir
Ketika dingin menyibak selimut
Bersama teriakan kokok ayam
Engkau pergi lagi


Ruang Peraduan
5/9/2016
»»  READMORE...

Senja

salah satu alat ukur kesejahteraan saat ini adalah uang
Ia juga menjadi alat ukur tinggi rendahnya martabat seseorang
tak sedikit orang yang mendekatimu dimasa kau masih begitu akrab dengan lemari ajaib,
yang bisa mengabulkan permintaan sesuai tombol yang kamu tekan
tapi menjauh ketika setelah kau tak memiliki sisa angka dalam lemari itu.
gagasan besarmu tak kan laku jika kau belum menjadi hambanya
jika kau bersahabat atas dasar makhluk ini
persahabatanmu tak lebih lama dari kilatan halilintar saat hujan
tak lebih besar dari kutu cebol
dan hanya akan sekuat galih pohon bambu
makhluk ini penting
namun ingatlah, ia hanya alat
bukan tujuan
Tetapkan tujuanmu, pakailah alat ini
namun jangan engkau mengubah tujuanmu dikala kau tak memilikinya
mungkin
banyak orang yang akan meragukanmu
namun keyakinan akan dirimu sendiri jauh lebih penting
daripada ocehan makhluk-makhluk itu
Jika Tuhan mengizinkan
suatu saat kau akan tahu
betapa remehnya Dunia ini


Senja di masjid Insur!
06/09/2016
»»  READMORE...